Cara Menambahkan Data Excel Ke AutoCAD Map (Data Tekstual + Titik Koordinat)

Di video ini saya menunjukkan Cara Menambahkan Data Excel Ke AutoCAD Map. Data Excelnya terdiri dari data tekstual dan titik koordinat yang terikat dengan data tekstualnya.

Sebagai gambaran, misalnya data excelnya terdiri dari kolom-kolom seperti dibawah ini.

Id Pemilik Ins_Pas Tgl_Pas Waktu Jenis Nama Biaya_Sewa X Y

Data titik koordinatnya (X dan Y) nanti akan kita gambarkan di AutoCAD Map. Sementara data tekstualnya akan menjadi Data Table di AutoCAD Map yang terhubung dengan masing-masing titik koordinatnya.

Jika anda hanya ingin menggambarkan data titik koordinatnya (X,Y), anda cukup menggunakan tutorial yang sudah saya buat di Cara Menggambar Bidang atau Cara Plotting Titik Koordinat.

Sementara jika anda ingin menambahkan data titik koordinat yang memiliki atribut seperti contoh tabel diatas, maka berikut ini kita bahas caranya.

Tahapan Di Excel – Mendefinisikan Nama

  1. Blok semua data > klik kanan > Name a Range.
  1. Pada kotak dialog New Name, Name bisa diisi apa saja (bebas), Scope pilih Sheet1. Kemudian klik OK.
  1. Save As file Excel. Nama file bebas dan type file tidak perlu diganti.

Tahapan Di Control Panel – Setting ODBC

  1. Masuk ke Control Panel

Untuk membuka Control Panel ada beberapa cara.  Bagi anda pengguna Windows 8 seperti saya, bisa mengetikan control panel di kotak Search. Kemudian setelah Control Panel muncul, tinggal diklik.

  1. Pada kotak Search di Window Control Panel, ketikkan ODBC. Kemudian klik Set up ODBC data sources
  1. Pada kotak dialog ODBC Data Source Administrator, klik tab User DSN. Kemudian klik Add > pilih Microsoft Excel Driver > Finish
  1. Pada kotak dialog ODBC Microsoft Excel Setup, Data Source Name silakan diisi (nama bebas). Kemudian klik Select Workbook > cari file Excel yang sudah dibuat pada tahap sebelumnya > Klik OK > klik OK.
  1. Apabila berhasil, akan muncul nama User Data Source-nya. Langkah selanjutnya tinggal klik OK.

Tahapan Di AutoCAD Map – Connect Data to ODBC

  1. Klik Tab Display Manager pada Task Pane.
  1. Klik Data > Connect to Data.
  1. Klik Add ODBC Connection > klik tombol titik-titik.
  1. Pada kotak dialog Data Source Name, pilih User DSN yang sudah dibuat pada tahap sebelumnya. Kemudian klik Select.
  1. Klik Connect. Muncul permintaan untuk memasukkan User Name dan Password. Tidak perlu diisi dan langsung saja klik Login.
  1. Apabila berhasil akan muncul nama tabel. Kemudian pastikan nama tabelnya diceklis dan klik Add to Map.

Supaya lebih jelas, silakan lihat video tutorial diatas. Kalaupun setelah melihat video tutorial dan membaca artikel ini masih belum jelas, silakan bertanya pada bagian komentar dibawah.

Demikian tutorial kali ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jika anda ingin download video tutorial diatas + data-data yang saya gunakan di video, silakan lihat caranya di halaman ini.

Cara Export Data Peta Dari AutoCAD Map Ke Excel Untuk Laporan (NIB, Luas, Koordinat Titik Tengah/ Centroid Persil)

Di video ini saya menunjukkan Cara Export Data Peta Dari AutoCAD Map Ke Excel untuk keperluan laporan atau yang lainnya.

Sebagai contoh, misalnya kita memerlukan laporan dalam format excel seperti dibawah ini.

NO PERSIL

LUAS

X

Y

Laporan tersebut harus berdasarkan data peta yang dibuat menggunakan AutoCAD atau AutoCAD Map. Baik nomor persil, luas, maupun koordinat titik tengahnya.

Petanya boleh saja dibuat menggunakan AutoCAD, tetapi pembuatan laporan yang dibahas dalam tutorial ini harus menggunakan AutoCAD Map.

Anda bisa membuat laporan seperti ini secara manual. Jadi luasnya bisa dihitung satu-satu, kemudian dimasukkan ke excel juga satu-satu. Nanti titik tengahnya juga dicari satu-satu, kemudian dimasukkan ke excel juga satu-satu.

Jika bidangnya sedikit, tidak menjadi masalah menggunakan cara manual. Tetapi bayangkan jika bidangnya ratusan atau ribuan? Akan sangat tidak efektif dan membuat jari pegal-pegal.

Lalu seperti apa cara yang efektifnya?

Agar lebih jelas, silakan pelajari video diatas. Sementara bagi anda yang koneksi internetnya kurang mendukung untuk memutar video, saya akan coba uraikan garis besarnya.

Tahapan Di AutoCAD Map

  1. Buat Topology type polygon.

Jika topology tidak berhasil dilakukan, berarti peta masih memiliki kesalahan-kesalahan geometry yang harus dibetulkan terlebih dahulu. Jika terjadi seperti ini, silakan lakukan pembetulan menggunakan tool drawing cleanup yang memang sudah disediakan AutoCAD Map.

Cara menggunakan tool drawing cleanup, sudah saya bahas panjang lebar di ebook yang saya tulis. Silakan download gratis ebook saya di Cara Membuat Peta (Dalam tutorial ini saya tidak membahas cara melakukan drawing cleanup).

Untuk menambah referensi penggunaan drawing cleanup dan topology, silahkan baca juga tutorial Cara Menghitung Luas Banyak Bidang.

  1. Buat tabel yang memiliki satu field atau kolom untuk menampung data nomor persil.

Untuk membuat tabel, anda bisa klik menu Map > Object Data > Define Object Data > Klik New Table

  1. Isi baris data kolom nomor persil dari tabel yang sudah dibuat menggunakan tool Generate Links.

Pengisian baris data dilakukan secara otomatis dengan mengambil teks yang ada di dalam masing-masing persil. Teks yang ada didalam persil bisa nomor persil, NIB, nama pemilik, atau bisa apa saja.

  1. Lakukan Topology Query

Untuk melakukan Topology Query anda bisa klik tab Map Explorer pada Task Pane > klik Topologies > klik kanan nama topology-nya > Analysis > Topology Query > Define Query.

Pada Query Type, klik Location > pilih All > OK

Pada Query Mode, pilih Report > klik Options > klik Expression > pilih data-data yang diperlukan.

Tahapan Di Excel

Pilih tab Data > From Text > Cari file txt yang tadi dibuat menggunakan topology query > Import

Setelah datanya masuk ke Excel tinggal dirapihkan dan disesuaikan format laporannya sesuai kebutuhan.

Proses pembuatan laporan ini cukup panjang dan banyak tahapannya. Tetapi sebenarnya cukup mudah.

Demikian tutorial kali ini, semoga bermanfaat banyak untuk anda. Jika anda ingin download video tutorial diatas + file yang saya gunakan di video, silakan lihat caranya di halaman ini.

Cara Export Dari Google Earth Ke AutoCAD Map Tanpa Plugin Dan Software Tambahan

Export Google Earth Ke AutoCAD

Di video ini saya menjelaskan Cara Export Dari Google Earth Ke AutoCAD Map Tanpa Plugin Dan Software Tambahan. Jadi hanya menggunakan Google Earth dan AutoCAD Map saja.

Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan untuk export dari Google Earth ini. Diantaranya anda bisa menggunakan Software DNR GPS, Expert GPS, atau ArcGIS. Bahkan anda bisa menggunakan web converter secara online.

Namun pada kesempatan kali ini, saya akan menunjukkan cara yang berbeda dan mungkin masih jarang yang bahas. Lalu seperti apa caranya? Silakan simak dibawah.

Export Atau Convert Google Earth Ke AutoCAD

1. Siapkan objek di Google Earth yang akan di export ke AutoCAD. Bisa poligon (bidang atau area), point (tanda letak), atau garis jalan (jalur). Kalau belum ada, anda bisa membuatnya terlebih dahulu.

2. Klik kanan nama layer objek yang ada di bagian Tempat. Kemudian klik Salin.

3. Klik kanan lagi layer objek yang ada di bagian Tempat. Kemudian pilih Properti.

4. Pada kotak dialog yang muncul, pastikan kurosr aktif di tab Deskripsi. Kemudian klik kanan di area kosong deskripsi > pilih Tempel

5. Cari kumpulan koordinat yang diapit dengan tanda <coordinates> </coordinates>. Kemudian tambahkan tulisan LINE di awal koordinat tersebut. Agar lebih jelas lihat gambar dibawah ini.

Export Google Earth Ke AutoCAD

6. Blok tulisan LINE dan semua koordinat seperti contoh gambar diatas. Kemudian klik kanan > Salin.

7. Buka Program AutoCAD. Kemudian pastikan kursor aktif di command prompt. Selanjutnya klik kanan > Paste.

8. Untuk memunculkan gambar di tengah layar, ketikkan Z > enter > E > enter.

Hasil Konversi Di AutoCAD

Proses pemindahan objek dari Google Earth ke AutoCAD teleh selesai. Namun perlu diketahui kalau sistem koordinatnya masih menggunakan bawaan Google Earth, yaitu LL84.

Agar di AutoCAD bisa digunakan untuk berbagai keperluan, maka objek hasil export ini perlu di transformasi sistem koordinatnya ke UTM84 (sebagai contoh). Sehingga nanti ukuran dan posisinya sesuai dengan di Google Earth.

Tahapan transformasi koordinat sudah pernah saya bahas secara khusus di Cara Transformasi Koordinat. Silakan merujuk ke tutorial tersebut atau silakan tonton video tutorial diatas.

Sekilas Google Earth

Kalau ada pertanyaan, apakah panjangan di Google Earth atau hasil konversi di AutoCAD persis sama dengan panjang sebenarnya di lapangan?

Jawabannya belum tentu. Berdasarkan Wikipedia yang membahas Google Earth, dijelaskan bahwa:

Fungsi “Measure” memperlihatkan panjang ekuator sekitar 40,030.24 km, suatu kesalahan sebesar −0.112% bila dibandingkan dengan panjang aslinya yaitu 40,075.02 km Bumi;

untuk lingkaran meridian, diperlihatkan panjang sekitar 39,963.13 km, juga suatu kesalahan sebesar −0.112% bila dibandingkan dengan panjang aslinya, yaitu 40,007.86 km.

Kesalahan sebesar -0.112% belum tentu sama juga antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain. Tetapi intinya, akurasinya tidak 100%. Jadi silakan digunakan dengan bijak dan disesuaikan dengan keperluan dalam hal penggunaan dan pemanfaatannya.

Jika anda ingin melakukan sebaliknya, silakan pelajari tutorial yang sudah saya buat sebelumnya yaitu mengenai Cara Export Dari AutoCAD Map Ke Google Earth Pro.

Demikian tutorial ini, semoga bermanfaat untuk anda. Terima kasih dan sampai bertemu di tutorial-tutorial selanjutnya.

Cara Export Gambar Dari AutoCAD Map Ke Google Earth Pro Tanpa Plugin

Di video ini saya menunjukkan Cara Export Gambar Dari AutoCAD Map Ke Google Earth Pro Tanpa Plugin. Ini bisa disebut juga cara mempetakan atau plotting gambar AutoCAD Ke Google Earth.

Ada beberapa cara untuk melakukan export ke Google Earth. Diantaranya ada yang menggunakan plugin atau software tambahan. Sementara diantara plugin dan software itu ada yang gratis dan ada juga yang bayar.

Jika anda belum punya Google Earth Pro, silakan download langsung melalui situs resminya secara gratis di Google Earth Pro

Cara yang akan saya bahas pada tutorial kali ini tanpa menggunakan plugin maupun software tambahan. Jadi yang digunakan hanya AutoCAD Map dan Google Earth Pro nya saja.

Export AutoCAD Map to Google Earth Pro

1. Buka gambar AutoCAD (DWG) yang akan di export.

2. Pastikan gambar sudah memiliki sistem koordinat. Cara mengeceknya, klik tab Map Explorer pada Task Pane > klik kanan Current Drawing > Coordinate System. Pada bagian Current Drawing pastikan sudah terisi dengan nama sistem koordinat, jika masih kosong maka klik Select Coordinate System > pilih salah satu sistem koordinat (bisa TM3, UTM, atau yang lainnya).

3. Klik menu Map > Tools > Export

4. Pada kotak dialog Export Location, Files of type pilih SHP atau TAB. Kemudian klik OK.

5. Pada kotak dialog Export, klik tab Selection dan Object type, pilih option Line jika gambar yang akan di export berupa garis atau line. Jika object berupa titik pilih option Point.

6. Masih pada kotak dialog Export, klik tab Options. Ceklis kotak Convert coordinates to > klik tombol berlogo bumi > pilih koordinat LL84 (bisa ketikkan di bagian search LL84) > klik OK

7. Jika pada kotak dialog Export sudah diatur seperti yang diatas, langkah selanjutnya tinggal klik OK

8. Kalau export berhasil, maka pada command prompt akan ada informasi jumlah objek yang sudah berhasil diexport.

Untuk menambah referensi cara merubah file DWG menjadi SHP, silakan baca tutorial Convert DWG to SHP

9. Sekarang saatnya membuka Google Earth Pro. Jika anda menggunakan yang bukan Pro maka tidak akan ada pilihan untuk membuka file jenis SHP maupun TAB.

10. Klik menu File > Buka

11. Pada kotak dialog Open, default-nya jenis file yang terpilih adalah Google Earth (*.kml *.kmz *.eta *.ini). Ganti jenis file ke ESRI Shape (*.shp) jika waktu di AutoCAD Map gambar yang anda export ke jenis shp atau MapInfo (*.tab) jika gambar yang anda export ke jenis tab.

12. Klik pilih SHP atau TAB nya > kemudian klik Open

13. Google Earth Pro akan menuju lokasi gambar yang kita buka secara otomatis.

14. Jika sudah mendekati lokasi tetapi gambar bidang belum muncul, maka pastikan kotak kecil bernama file yang anda buka pada bagian kiri (Tempat) diceklis.

Demikian cara plotting bidang ke Google Earth Pro tanpa menggunakan plugin. Jadi intinya waktu di AutoCAD Map rubah dulu gambarnya menjadi file SHP atau TAB. Dan pastikan Google Earth yang anda gunakan adalah versi Pro.

Jika anda ingin download video dan file yang saya gunakan, lihat caranya disini. Terakhir terima kasih sudah membaca dan semoga tutorial ini bermanfaat untuk anda.

Cara Merubah Layer AutoCAD Menjadi Standar Secara Otomatis

Di video ini saya menunjukkan Cara Merubah Layer AutoCAD Menjadi Standar Secara Otomatis. Tutorial ini bisa dipraktekkan baik di AutoCAD maupun AutoCAD Map.

Yang pertama tentu saja kita harus terlebih dahulu membuat dan mendefinisikan layer-layer standar yang akan digunakan. Namun perlu diketahui standar layer belum tentu sama antara di tempat saya bekerja dengan di tempat anda bekerja.

Walaupun beda tidak menjadi masalah, karena disini saya akan menunjukkan mulai dari cara membuat dan mendefinisikan layer standar sesuai dengan keinginan anda. Jadi silahkan simak tutorialnya dibawah ini.

Cara Membuat Dan Mendefinisikan Layer Standar

1. Buat drawing baru, tetapi tidak perlu menggambar objek apapun. Caranya klik menu File > New

2. Buka Layer Properties Manager. Bisa dengan cara ketikkan perintah layer pada command prompt.

3. Buat layer baru dan sesuaikan dengan standar yang anda gunakan, baik nama layer, warna, jenis garis, dan yang lainnya.

4. Buat layer standard sebanyak dan selengkap yang anda butuhkan.

5. Simpan file gambar tanpa objek ini.

Membuat dan mendefinsikan layer standar ini cukup satu kali saja. Nantinya file ini bisa digunakan berulang kali untuk merubah gambar-gambar lain yang belum standar.

Kalau mau merubah atau menambah layer standarnya, tinggal buka lagi saja file ini, kemudian tinggal edit layernya di Layer Properties Manager. Setelah itu jangan lupa disimpan.

Sebagai contoh, akan kita gunakan file yang sudah dibuat ditahap ini untuk merubah sebuah gambar yang layernya belum standar. Untuk caranya, silahkan simak dibawah ini.

Cara Merubah Layer AutoCAD Menjadi Standar

1. Buka gambar AutoCAD yang layer-layernya belum standar. Atau buka gambar yang akan distandar kan layernya.

2. Pada command prompt ketikkan perintah LAYTRANS atau bisa juga klik menu Tools > CAD Standards > Layer Translator

3. Pada kotak dialog Layer Translator yang sudah muncul, lakukan pengaturan sebagai berikut:

Pada bagian Translate To, klik Load

Cari dan buka gambar AutoCAD yang mengandung layer-layer standard yang sudah kita buat pada tahap sebelumnya.

Pada bagian Translate From, klik nama layer (Misalnya Jalan). Kemudian pada bagian Translate To, klik nama layer standar yang seharusnya untuk Jalan (Misalnya 040100). Kemudian klik tombol Map

Lakukan hal yang sama pada semua layer yang akan distandarkan, sampai tidak ada lagi nama layer di bagian Translate From. Agar lebih jelas lihat gambar dibawah ini.

Cara Merubah Layer AutoCAD Menjadi Standar

Setelah semua layer dipasangkan dengan layer standardnya, kemudian klik Translate

4. Apabila muncul kotak dialog, pilih saja Translate Only

5. Apabila langkahnya betul, maka layer pada gambar akan otomatis berubah semuanya. Baik nama layer, warna, jenis garis, dan yang lainnya sesuai dengan layer standar yang sudah kita tentukan sebelumnya.

Demikian video dan artikel ini semoga bermanfaat untuk anda. Jika anda ingin download video dan sample data yang saya gunakan, silahkan klik disini untuk mengetahui caranya.

Cara Membuat Kontur Di AutoCAD Map Dengan Sumber Data Digital Elevation Model

Video tutorial ini saya beri judul Cara Membuat Kontur Di AutoCAD Map Dengan Sumber Data Digital Elevation Model (DEM). Video tutorial ini merupakan lanjutan dari video tutorial sebelumnya yang berjudul Cara Membuka Data Digital Elevation Model Dan Menampilkannya Dalam Tiga Dimensi.

Di video ini saya menunjukkan cara membuka Data DEM, cara membuat kontur, cara merubah warna garis kontur, cara menghilangkan label di garis kontur, cara membuat garis kontur dengan berbagai interval, dan cara merubah garis kontur menjadi file DWG.

Sekarang kita akan uraikan caranya satu persatu.

Cara Membuat Kontur

  1. Buka data DEM nya terlebih dahulu. Caranya bisa dibaca di Cara Membuka Data DEM.
  2. Klik kanan layer Data DEM pada Display Manager > Create Contour Layer
  3. Pada kotak dialog Generate Contour, lakukan pengaturan sebagai berikut:

New contour layer name ketikkan nama layer, misalnya Kontur 50 Meter.

Pada bagian Contour elevation interval, pilih interval kontur yang mau digunakan. Misalnya saya pilih 50.

Pada bagian Major contour every, pilih mau ditebalkan dan diberi label konturnya setiap berapa garis. Misalnya saya pilih 5.

Pada bagian Create contour as, pilih saja Polyline.

Pada bagian Save contour, cari lokasi tempat menyimpan hasil file konturnya.

Jika semua sudah disetting, klik OK.

Cara Merubah Warna Garis Kontur

  1. Klik nama layer kontur pada Display Manager.
  2. Klik Style atau klik kanan > Edit Style
  3. Akan muncul Style Editor. Pada bagian tabel bawah, kolom Style, klik tombol titik-titik.
  4. Pada kotak dialog Style Line. Color silahkan diganti. Sebagai contoh saya pilih hitam. Kemudian klik OK.
  5. Tutup Style Editor.

Cara Menghilangkan Label Di Garis Kontur

  1. Klik nama layer kontur pada Display Manager.
  2. Klik Style atau klik kanan > Edit Style
  3. Akan muncul Style Editor. Pada bagian tabel bawah, kolom Feature Label, klik tulisan Elevation.
  4. Pada kotak dialog Style Label. Property to display, pilih Expression. Kemudian langsung klik OK.
  5. Klik Ok lagi.
  6. Tutup Style Editor.

Cara Merubah Garis Kontur Menjadi File DWG

  1. Pada command prompt ketikkan perintah MAPEXPORTCURRENTMAPTODWG
  2. Pada kotak dialod Save Current Map to DWG, cari lokasi tempat menyimpan hasil file DWG nya nanti.
  3. Klik Save

Cara Membuat Garis Kontur Dengan Berbagai Interval

Garis kontur yang sudah terbentuk dengan interval tertentu, tidak bisa dirubah secara otomatis nilai intervalnya. Jika ingin membuat garis kontur dengan interval yang berbeda, silahkan buat lagi seperti cara membuat kontur diatas.

Tidak akan error jika kita membuat banyak garis kontur dengan interval kontur yang berbeda-beda dari satu data digital elevation model.

Beberapa garis kontur yang dibuat dengan interval yang berbeda-beda, akan menjadi file yang terpisah. Jadi bisa kita hapus yang tidak terpakai atau yang salah buat tanpa mempengaruhi file kontur yang lainnya.

Demikian tutorial ini semoga bermanfaat untuk anda. Jika anda ingin download video dan sample data yang saya gunakan untuk mencoba dan belajar, silahkan klik disini untuk mengetahui caranya.

Cara Membuka Data Digital Elevation Model (DEM) Dan Menampilkannya Dalam Tiga Dimensi

Di video ini saya menunjukkan Cara Membuka Data Digital Elevation Model (DEM) Dan Menampilkannya Dalam Tiga Dimensi menggunakan Software AutoCAD Map. Selain itu anda juga bisa belajar merubah style data berdasarkan nilai tinggi.

Untuk membuka Data DEM di AutoCAD Map, caranya hampir sama dengan Cara Membuka Raster Image yang sudah saya bahas sebelumnya. Tepatnya, silahkan anda lihat cara ketiga di tutorial tersebut.

Adapun Cara Membuka Data DEM tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Pastikan Task Pane sudah muncul, jika belum muncul klik menu View > Task Pane
  2. Klik Tab Display Manager pada Task Pane
  3. Klik Data > Connect to Data
  4. Pada kotak dialog Data Connect, pilih Add Raster Image or Surface Connection > klik tombol image
  5. Pada kotak dialog Open, pilih data DEM yang akan dibuka > klik Open > klik Connect
  6. Pada kotak dialog Data Connect, pastikan kotak kecil disamping nama file diceklis > klik Add to Map
  7. Tutup kotak dialog Data Connect

Cara Merubah Style Data Digital Elevation Model (DEM)

  1. Klik nama DEM pada Display Manager Task Pane > klik Style
  2. Pada Style Editor, klik segitiga kecil pada kolom Style > Theme
  3. Pada kotak dialog Theme, Property pilih Height. Minimum dan Maximum Value tidak perlu dirubah nilainya. Pada bagian Specify a theme pilih option Palette dan pilih USGS National Map palette. Kemudian klik OK
  4. Pada Style Editor, klik Apply
  5. Tutup kotak dialog Style Editor

Cara Menampilkan Data DEM Dalam Tiga Dimensi (3D)

  1. Klik tulisan 3D pada bagian bawah layar penggambaran AutoCAD Map
  2. Rubah skala vertikal relatif dengan cara merubah Vertical Exaggeration menjadi 2x
  3. Kontrol penampakkan gambar 3D menggunakan Tool Navigation 3D. Jika belum muncul, klik menu Tools > Toolbars > AutoCAD > 3D Navigation
  4. Menggunakan 3D Navigation anda bisa melihat gambar 3D dari depan, samping , bawah, atas, SW, dan berbagai sudut lain.

Data DEM bisa anda gabungkan atau dioverlay dengan data yang lain. Misalnya dengan data GIS berformat SHP atau SDF. Jika di AutoCAD Map bisa digabungkan juga dengan data DWG tanpa melakukan konversi. Bahkan dari digital elevation model ini kita bisa membuat data kontur secara otomatis.

Demikian video dan artikel ini semoga bermanfaat untuk anda. Jika anda ingin download video dan sample data yang saya gunakan untuk mencoba dan belajar, silahkan klik disini untuk mengetahui caranya.

3 Cara Membuka Raster Image Dengan AutoCAD Map

Di video ini saya menunjukkan 3 Cara Membuka Raster Image Dengan AutoCAD Map. Adapun ketiga cara tersebut adalah:

Cara Pertama

  1. Klik menu Insert > Raster Image Reference
  2. Pada kotak dialog Select Reference File, pilih image yang akan dibuka > klik Open
  3. Pada kotak dialog Attach Image, unceklis kotak kecil di bagian Scale, Insertion point, dan Rotation. Nilainya tidak perlu dirubah. Kemudian klik OK.
  4. Jika image tidak muncul ditengah layar penggambaran, ketikkan z > enter > e > enter

Cara Kedua

  1. Klik menu Map > Image > Insert
  2. Pada kotak dialog Insert Image, pilih image yang akan dibuka > klik Open
  3. Pada kotak dialog Image Correlation, nilai-nilai pada Tab Source tidak perlu dirubah. Klik Tab Insertion dan pada bagian Insertion Point masukkan nilai X = 250000 Y = 1500000 (Sebagai contoh). Kemudian klik OK.
  4. Jika image tidak muncul ditengah layar penggambaran, ketikkan z > enter > e > enter

Cara Ketiga

  1. Klik Tab Display Manager pada Task Pane
  2. Klik Data > Connect to Data
  3. Pada kotak dialog Data Connect, pilih Add Raster Image or Surface Connection > klik tombol image
  4. Pada kotak dialog Open, pilih image yang akan dibuka > klik Open > klik Connect
  5. Pada kotak dialog Data Connect, pastikan kotak kecil disamping nama file image diceklis > klik Add to Map
  6. Tutup kotak dialog Data Connect

Tips Membuka Raster Image

Dari ketiga cara diatas, silahkan digunakan sesuai keperluan. Jika anda ingin membuka image yang tidak memiliki sistem koordinat, cukup gunakan cara yang pertama atau kedua.

Misalnya jika ingin memasukkan logo atau image yang akan di digitasi, cukup cara pertama atau kedua. (Tutorial untuk cara digitasi, bisa dibaca di Cara Digitasi Dengan AutoCAD)

Tetapi jika anda ingin membuka image yang sudah memiliki sistem koordinat, sebaiknya gunakan cara yang ketiga. Tujuannya agar image anda berada pada posisi yang seharusnya ketika sudah terbuka.

Demikian video dan artikel ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jika anda ingin download video dan file image yang saya gunakan, silahkan lihat caranya di Membership Asifah.