Cara Print Gambar Atau Peta Di AutoCAD Dengan Skala Tertentu

Cara Print Gambar Peta di AutoCAD

Artikel dan video ini menjelaskan Cara Print Gambar Atau Peta Di AutoCAD Dengan Skala Tertentu. Misalnya skala 1:500, 1:1000, 1:5000 atau skala berapapun yang anda inginkan akan saya jelaskan cara mengaturnya.

Namun sebelum melakukan penggambaran di AutoCAD, sebaiknya anda harus mengatur units penggambaran terlebih dahulu. Karena akan berpengaruh terhadap skala pencetakan.

Cara melakukan setting units, klik menu Format > Units.

Pada kotak dialog Drawing Units, bagian penting yang harus diatur adalah Insertion scale. Sebagai contoh saya akan memilih Meters. Karena saya akan menggambar dalam satuan meter. Untuk bagian yang lainnya, silahkan diatur sesuai keperluan. Kalau sudah tinggal klik OK.

Selanjutnya di layar penggambaran AutoCAD, sebagai contoh saya menggambar panjang suatu sisi bidang tanah hasil pengukuran di lapangan sepanjang 100 meter.

Pertanyaannya, bagaimana cara mencetak garis tersebut dengan skala 1:1000?

Langkah penyelesaiannya adalah klik menu File > Plot.

Pada kotak dialog Plot, lihat bagian Plot scale. Disinilah kita akan mengatur skala pencetakan. Satuannya dari inches ganti ke mm, agar perhitungan skalanya mudah. Kemudian units nya diisi dengan 1 jika memang akan mencetak dengan skala 1:1000.

Kenapa harus diisi dengan 1 untuk menghasilkan skala 1:1000?

Seperti ini penjelasannya.

Jadi 1mm di gambar atau peta hasil pencetakan itu sama dengan 1m di gambar sebenarnya. 1m karena unit penggambaran kita di awal menggunakan meter.

1mm = 1m, kemudian meter ini kita konversi ke mm.

1mm = 1000mm, jadi skalanya 1:1000

Jadi kalau mau mencetak dengan skala 1:2000, units nya tinggal diisi 2. Kalau skala 1:5000, units nya tinggal diisi 5. Kalau skala 1:500, units nya tinggal diisi 0.5.

Tetapi perlu diperhatikan, kalau setting units di awal tidak menggunakan meter. Maka pengaturan skalanya tidak akan sama dengan yang di atas. Sebagai contoh, misalnya saya memilih Centimeters. Maka penjelasan skalanya akan seperti ini.

Jadi 1mm di gambar atau peta hasil pencetakan itu sama dengan 1cm di gambar sebenarnya. 1cm karena unit penggambaran kita menggunakan centimeter.

1mm = 1cm, kemudian cm ini kita konversi ke mm.

1mm = 10mm, jadi skalanya 1:10

Jadi kalau mau mencetak dengan skala 1:1000, unitsnya harus diisi 100. Sekali lagi ini kalau kita menggunakan satuan penggambaran centimeter.

Sekarang contoh kasusnya, saya mendapatkan peta yang sudah jadi dan ingin dicetak dengan skala 1:5000. Maka berikut inilah tahapan lengkapnya cara mencetak peta tersebut.

Cara Print Peta Dengan Skala Tertentu

  1. Bukan Program AutoCAD atau AutoCAD Map. Kemudian buka peta yang akan dicetak.
  1. Cek setting units yang digunakan oleh gambar yang akan kita cetak. Caranya klik menu Format > Units. Lihat bagian Insertion scale. Pada contoh peta yang saya gunakan dalam pembuatan tutorial ini menggunakan meters. Kalau sudah tahu, bisa klik Cancel.
  1. Klik menu File > Plot atau tekan Ctrl+P pada keyboard.
  1. Pada kotak dialog Plot, bagian Printer/plotter pilih nama printer yang akan digunakan untuk mencetak. Sebagai contoh saya memilih Canon iP2700.
  1. Pada bagian Paper size, pilih ukuran kertas yang akan digunakan untuk mencetak. Sebagai contoh saya memilih Legal.
  1. Pada bagian Number of copies, isi dengan jumlah lembar kertas yang ingin dihasilkan. Sebagai contoh saya isi dengan 1 saja.
  1. Pada bagian Plot area, pilih Window. Kemudian blok peta di layar penggambaran yang akan dicetak.
  1. Pada bagian Plot offset, cek Center the plot agar gambar hasil pencetakan berada di tengah-tengah kertas.
  1. Pada bagian Plot scale, unceklis Fit to paper. Satuan pilih mm dan units isi dengan 5 karena kita ingin skala di hasil pencetakannya 1:5000.
  1. Pada bagian Drawing orientation, pilih orientasi kertas yang mau digunakan. Sebagai contoh saya memilih opsi Portrait. Hasil pengaturan semua langkah diatas akan terlihat seperti gambar di bawah ini.

Cara Print Gambar Peta di AutoCAD

  1. Untuk bagian yang lainnya bisa dibiarkan apa adanya atau silahkan diatur sesuai keperluan. Disini saya langsung klik Preview untuk melihat gambaran hasil peta yang akan didapatkan. Kalau belum sesuai bisa klik kanan kemudian pilih Exit dan tinggal diatur ulang kotak dialog Plot. Tetapi kalau sudah sesuai dengan yang diharapkan, tinggal klik kanan kemudian pilih Plot.

Untuk menambah referensi mengenai pencetakan di AutoCAD, silahkan tonton video tutorial saya yang Cara Mudah Convert DWG to JPG dan Convert DWG to PDF Online & Offline.

Demikian tutorial mengenai pencetakan peta ini. Silakan dicoba dan kalau ada yang ingin ditanyakan, dikoreksi, atau mungkin ditambahkan, silahkan melalui bagian komentar di bawah. Terima kasih dan semoga artikel beserta videonya bermanfaat untuk anda.

7 Tutorial AutoCAD Populer Dan Paling Banyak Dibaca Di Asifah.com

Tutorial AutoCAD Populer

Dari sekian banyak tutorial AutoCAD dan AutoCAD Map yang saya bagikan di Asifah.com, ternyata inilah 7 tutorial terpopuler dan paling banyak dibaca sejak situs ini dibuat. Situs Asifah.com saya buat pada tahun 2009. Menjadi tempat belajar menulis dan menuangkan berbagai

Cara Import Peta Atau Data MapInfo Professional Dari AutoCAD Map

Cara Import Peta MapInfo

Video dan artikel ini menjelaskan Cara Import Peta Atau Data MapInfo Professional Dari AutoCAD Map. Caranya cukup mudah dan fitur yang digunakan adalah fitur bawaan AutoCAD Map.

Untuk peta yang berformat SHP (Shapefile), AutoCAD Map bisa membuka dan mengolah tanpa import terlebih dahulu. Tetapi untuk file MapInfo (TAB), tool bawaan AutoCAD Map belum bisa.

Jadi, jika anda punya data atau peta dalam format MapInfo dan ingin dibuka serta diolah menggunakan AutoCAD Map, maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah meng import data tersebut.

Untuk caranya, silakan ikuti tahapan di bawah ini.

Cara Import Peta Atau Data MapInfo Professional

  1. Buka Program AutoCAD Map dan pastikan di layar penggambaran tidak ada objek apapun.
  1. Klik menu Map > Tools > Import. Atau bisa juga melalui command prompt dengan mengetikkan perintah MAPIMPORT
  1. Pada kotak dialog Import Location, Files of type pilih MapInfo TAB (MITAB) (*.tab) dan cari file MapInfo yang akan diimport. Kemudian klik OK. Untuk gambaran silakan lihat gambar di bawah ini.

Cara Import Peta MapInfo

  1. Pada kotak dialog Import, jika tidak ingin mengimport data tekstual dari peta atau hanya perlu gambarnya saja maka bisa langsung klik OK. Tetapi jika data tekstualnya ingin disertakan dalam proses import maka ikuti langkah selanjutnya.
  1. Masih pada kotak dialog Import, klik cell pada kolom Data. Kemudian klik tombol titik-titik yang muncul.
  1. Akan muncul kotak dialog Attribute Data. Pilih option Create object data. Kemudian klik tombol Select Fields.
  1. Pada kotak dialog Object Data Mapping, pastikan diceklis data-data yang akan diimport. Yang tidak diperlukan bisa di unceklis. Kalau sudah tinggal klik OK. Klik lagi OK. Dan klik lagi OK.
  1. Kalau berhasil, pada command prompt akan ada keterangan hasil import. Contohnya seperti mapimport 66 object(s) inserted in 0 sec(s).
  1. Untuk menampilkan hasil import di tengah layar penggambaran, pada command prompt ketikkan Z > enter > E > enter.
  1. Jangan lupa hasil importnya di simpan (Save As), kalau tidak maka hasil importnya bisa hilang.

Perlu diketahui bahwa setelah diimport, petanya akan menjadi AutoCAD Drawing (DWG) dan tidak terhubung lagi dengan file MapInfo nya. Jadi editing apapun di AutoCAD tidak akan merubah file MapInfo nya.

Untuk menambah referensi, silakan pelajari juga tutorial saya yang Convert SHP to DWG atau bagaimana cara merubah file SHP menjadi AutoCAD.

Demikian tutorial yang bisa saya sharingkan kali ini. Silakan dicoba dan mudah-mudahan tahapannya bisa diikuti dengan baik. Kalau ada yang kurang jelas, bisa ditanyakan di bagian komentar. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Cara Menggabungkan Bidang Atau Wilayah (Peta Berformat SHP Dan DWG)

Cara Menggabungkan Bidang Atau Wilayah

Video ini menjelaskan Cara Menggabungkan Bidang Atau Wilayah Sebuah Peta menggunakan AutoCAD Map. Format file peta yang dijadikan contoh terdiri dari dua jenis, yaitu peta format SHP dan DWG.

Meskipun sama-sama menggunakan AutoCAD Map, tetapi cara menggabungkan untuk kedua jenis file tersebut berbeda. Tetapi tenang saja, keduanya sama-sama mudah. Apalagi untuk peta berformat DWG caranya lebih mudah lagi.

Lalu seperti apa caranya? Silakan langsung ikuti tutorialnya di bawah ini.

Cara Menggabungkan Bidang Untuk Peta Berformat DWG (AutoCAD Drawing)

  1. Buka peta yang akan digabungkan bidang atau wilayahnya. Klik menu File > Open. Sebagai contoh, di bawah ini adalah peta yang saya gunakan dalam pembuatan tutorial ini.

Cara Menggabungkan Bidang Atau Wilayah

  1. Misalnya saya akan menggabungkan bidang nomor 467 dan 561. Maka tinggal kita hapus garis diantara kedua persil tersebut. Caranya klik garisnya, kemudian tekan tombol delete pada keyboard.

Kalau garis diantara kedua persil tersebut menjadi satu kesatuan dengan garis yang lainnya, maka untuk menghapusnya gunakan perintah TRIM. Caranya ketik TRIM pada command prompt. Kemudian enter dua kali, klik garis yang akan dipotong. Terakhir tekan lagi enter.

Cara Menggabungkan Bidang Untuk Peta Berformat SHP (Shapefile)

  1. Buka data SHP yang akan digabungkan wilayahnya. Caranya lihat di video atau lihat di artikel tutorial yang ini Cara Membuka Data SHP.
  1. Pada layar penggambaran, klik bidang-bidang berhimpitan yang akan digabungkan. Bisa 2 bidang atau lebih.
  1. Pada command prompt ketikkan perintah MAPFEATUREMERGE kemudian enter.
  1. Pada command prompt muncul pilihan, ketikkan saja SELECT kemudian enter.
  1. Sekarang kursor di layar penggambaran berubah menjadi kotak kecil yang siap digunakan untuk memilih objek. Selanjutnya tinggal klik salah satu persil yang akan digabungkan.

Tahap ini gunanya untuk memilih data tekstual yang mana yang akan digunakan diantara persil-persil yang digabungkan tersebut. Jadi yang tidak dipilih, baris data tekstualnya pada Data Table akan dihapus.

  1. Jika berhasil, bidang yang digabungkan akan menjadi satu dan pada tabel data tekstualnya akan ada baris data yang dihapus. Untuk baris data yang digunakan (Yang terpilih), silakan edit data-datanya sesuai keperluan. Kalau sudah, klik kanan layer pada Tab Display Manager Task Pane > Check In Features.

Tutoril diatas adalah untuk menggabungkan bidang, sementara kalau anda ingin melakukan sebaliknya, yaitu memisahkan bidang atau wilayah, silakan pelajari tutorial saya yang Cara Memisahkan Peta.

Demikian materi mengenai penggabungan bidang ini. Silakan dicoba untuk dipraktekkan dan kalau ada yang ingin ditanyakan, silakan bertanya melalui bagian komentar di bawah. Terima kasih dan semoga artikel beserta videonya bermanfaat.

Cara Menampilkan Teks NOP PBB Di Peta Secara Otomatis

Cara Menampilkan Teks NOP PBB

Video dan artikel ini menjelaskan Cara Menampilkan Teks NOP PBB Di Peta Secara Otomatis. Petanya dalam format AutoCAD Drawing atau DWG dan memiliki Object Data NOP untuk setiap persil.

Materi ini bermula dari pertanyaan salah satu pembaca Asifah.com yang mengirimkan Peta NOP kepada saya dan menanyakan cara memunculkan teks nop tersebut.

Pada tutorial ini saya akan menunjukkan cara yang tercepat dan termudah untuk memunculkan teks secara otomatis. Jika anda ingin mempelajari cara menampilkan teks menggunakan Query, silakan buka tutorial saya yang ini Cara Menghitung Luas.

Sebelum ke inti tutorialnya, pastikan Peta yang akan ditampilkan teksnya sudah anda buka dengan Software AutoCAD Map.

Kemudian buat layer baru dengan nama Teks NOP. Caranya klik menu Format > Layer. Silakan atur warna layer sesuai keinginan. Sebagai gambaran silakan lihat gambar di bawah ini.

Cara Menampilkan Teks NOP PBB

Apabila layer untuk teks sudah dibuat seperti gambar di atas, silakan lanjutkan ke tahapan-tahapan di bawah ini.

Cara Menampilkan Teks NOP PBB (Nomor Objek Pajak Pajak Bumi Dan Bangunan)

  1. Pada Task Pane, pastikan yang aktif adalah tab Display Manager.
  1. Klik Data > Add Drawing Data > Drawing Layer.
  1. Pada kotak dialog Select Layers, ceklis layer bidang atau persil (nama layer persil yang diceklis silakan disesuaikan dengan data yang anda miliki). Kemudian klik OK.
  1. Pada Display Manager akan muncul nama layer persil yang tadi dipilih. Langkah selanjutnya klik kanan layer persil tersebut > Add Style > Text.
  1. Di bawah nama layer persil akan muncul sub layer dengan nama Text Style. Klik kanan sub layer Text Style ini, kemudian pilih Properties.
  1. Pada Properties, klik Value. Kemudian klik tombol titik-titik.
  1. Pada kotak dialog Expression Chooser, klik Objec Data. Kemudian klik nama Object Datanya sesuai dengan data yang anda miliki. Sebagai gambaran silakan lihat gambar di bawah ini.

Teks NOP PBB

Klik data NOP seperti gambar diatas (d_nop). Kemudian klik OK.

Jika berhasil, teks NOP akan muncul disetiap bidang. Kalau teksnya terlalu kecil, rubah ukurannya pada Properties. Untuk caranya silakan lanjutakan ke langkah berikutnya.

  1. Klik Height pada Properties, rubah angkanya sesuai dengan keperluan. Misalnya 0.5 atau 1 atau berapa saja.
  1. Agar tampilan teks nop yang sudah muncul mudah dikontrol, masukkan ke layer Teks NOP yang tadi sudah kita buat. Caranya klik Layer pada Properties. Kemudian pilih Teks NOP.

Untuk Properties yang lain, silakan diatur sesuai keperluan. Seperti rotasi teks, jenis teks, posisi teks, dan warna teks. Semuanya bisa diatur melalui Properties.

Demikian tutorial ini, semoga bisa menjawab pertanyaan yang diajukan oleh salah satu pembaca Asifah.com dan juga semoga bermanfaat untuk anda dan seluruh pembaca. Terima kasih dan sampai bertemu di tutorial-tutorial saya yang lain.

Cara Memisahkan Peta Wilayah Pemekaran Desa

Video ini menjelaskan Cara Memisahkan Peta Wilayah Pemekaran Desa menggunakan AutoCAD Map. Format file peta yang dijadikan contoh terdiri dari dua jenis, yaitu peta format DWG (AutoCAD drawing) dan peta format GIS (SHP/Shapefile).

AutoCAD Map memang bisa digunakan untuk bekerja dengan dua jenis file tersebut. Tetapi perlu diperhatikan kalau perlakuan dalam mengolah kedua jenis file ini berbeda. Cara dan tool yang digunakan juga berbeda.

Jadi cara memisahkan wilayah menjadi dua bagian seperti yang akan kita bahas sekarang juga berbeda. Agar mendapatkan gambaran yang jelas, silakan ikuti tutorialnya di bawah ini.

Cara Memisahkan Peta Desa Berformat AutoCAD Drawing (DWG)

  1. Buka peta yang akan dipisahkan wilayahnya. Klik menu File > Open.
  1. Pada command prompt ketikkan perintah PLINE kemudian enter.
  1. Gambar batas desa sesuai batas yang telah ditetapkan. Jika punya gambar batas desa hasil survey lapangan atau hasil digitasi, tinggal digabungkan datanya ke Peta Desa. Caranya, klik menu File > Open.
  1. Pilih gambar batasnya > klik kanan > Copy.
  1. Klik menu Window > pilih Peta Desa yang tadi sudah terbuka.
  1. Klik menu Edit > Paste to Original Coordinates.

Namun perlu menjadi catatan kalau data yang digabungkan harus mempunyai sistem koordinat yang sama. Kalau tidak sama, tentunya gambarnya tidak akan menyatu dengan baik. Untuk merubah sistem koordinat dari satu sistem ke sistem yang lain, bisa dipelajari di tutorial Cara Transformasi Sistem Koordinat.

Cara Memisahkan Peta Desa Berformat Data GIS (SHP)

  1. Buka data GIS yang akan dipisahkan wilayahnya. Caranya lihat di video atau lihat di artikel tutorial yang ini Cara Membuka Data SHP.
  1. Pada layar penggambaran, klik desa yang akan dipisahkan wilayahnya.
  1. Pada command prompt ketikkan perintah MAPFEATURESPLIT kemudian enter.
  1. Pada command prompt muncul pilihan, ketikkan saja NEW kemudian enter.
  1. Pada command prompt muncul lagi pilihan, ketikkan lagi NEW kemudian enter.
  1. Pada command prompt muncul lagi pilihan, ketikkan saja DRAW kemudian enter.
  1. Sekarang kursor di layar penggambaran siap digunakan untuk menggambar batas. Tinggal klik saja dari ujung batas desa yang satu ke ujung batas desa yang sebelahnya. Kalau sudah tinggal tekan enter.

Sebagai alternatif jika punya gambar batas desa hasil survey lapangan atau hasil digitasi, tinggal digabungkan datanya ke Peta Desa berformat GIS yang sudah terbuka. Adapun caranya adalah sebagai berikut:

  1. klik menu File > Open file batas desa.
  1. Pilih gambar batasnya > klik kanan > Copy.
  1. Klik menu Window > pilih Peta Desa berformat GIS yang sudah terbuka.
  1. Klik menu Edit > Paste to Original Coordinates.
  1. Pada layar penggambaran, klik desa yang akan dipisahkan wilayahnya.
  1. Pada command prompt ketikkan perintah MAPFEATURESPLIT kemudian enter.
  1. Pada command prompt muncul pilihan, ketikkan saja NEW kemudian enter.
  1. Pada command prompt muncul lagi pilihan, ketikkan EXISTING kemudian enter.
  1. Pada command prompt muncul lagi pilihan, ketikkan saja SELECT kemudian enter.
  1. Sekarang kursor di layar penggambaran berubah menjadi kotak kecil yang siap digunakan untuk memilih objek. Selanjutnya tinggal klik batas desa hasil penggabungan tadi. Kemudian enter.
  1. Jika berhasil, data spasial akan terbagi menjadi dua bagian dan pada tabel data tekstualnya akan ditambahkan satu baris data yang bisa diedit. Silakan edit nama desa dan kolom-kolom data yang lainnya. Kalau sudah klik kanan layer pada Tab Display Manager Task Pane > Check In Features.

Jika ingin memisahkan peta desa yang sudah dibagi dua menjadi file terpisah, silakan ikuti tutorialnya di artikel Cara Memisahkan Peta.

Demikian artikel dan video tutorial mengenai pemisahan peta desa ini. Silakan dicoba dan kalau mengalami kesulitan atau ada yang ingin ditambahkan, silakan ajukan melalui bagian komentar di bawah.

Sampai bertemu kembali di tutorial-tutorial saya yang lain, terima kasih dan semoga bermanfaat.

Cara Membuat Peta Fasilitas Pendidikan Dengan AutoCAD Map

Cara Membuat Peta Fasilitas Pendidikan

Video dan artikel tutorial ini menjelaskan Cara Membuat Peta Fasilitas Pendidikan Dengan AutoCAD Map. Dan tenang saja, durasi videonya tidak lama. Hanya 8 menit lebih 2 detik.

Data yang digunakan untuk pembuatan peta, bisa didapatkan dari hasil pengkuran di lapangan atau bisa juga hasil digitasi sendiri. Selain itu data bisa juga didapatkan dari pihak ketiga.

Pada tutorial ini, saya tidak akan membahas cara mendapatkan atau membuat datanya. Jika anda ingin mempelajari cara membuat data dengan melakukan digitasi, silakan baca tutorialnya di ebook yang sudah saya tulis. Silakan download gratis ebooknya di halaman Cara Membuat Peta.

Sekarang kita akan langsung ke cara mengolah data yang sudah ada, sehingga menjadi Peta Fasilitas Pendidikan yang informatif dan menarik.

Tahapan Cara Membuat Peta Fasilitas Pendidikan

Tahapan di bawah ini hampir sama dengan video di atas. Hanya saja lebih detail versi video di atas. Walaupun begitu, semoga versi artikel ini bisa melengkapi penjelasan yang belum jelas di video. Atau mungkin jika koneksi internet anda kurang bagus untuk memutar video, maka saya yakin artikel ini akan bermanfaat untuk anda.

Jadi, silakan diikuti tahapannya dengan seksama dan berurutan agar tidak bingung ketika mempraktekkan.

A. Membuka Data Fasilitas Pendidikan, Jalan, dan Batas Kecamatan

Data yang saya gunakan dalam pembuatan tutorial ini berformat SHP (Shapefile). Adapun Cara membuka data seperti ini dengan AutoCAD Map bisa dengan cara yang saya gunakan di totorial Cara Membuka Data SHP Dengan AutoCAD Map atau bisa juga dengan cara sebagai berikut:

  1. Buka AutoCAD Map.
  1. Buka folder tempat data disimpan dengan windows explorer. Kemudian kecilkan ukuran windows explorer.
  1. Blok data-data yang akan digunakan, kemudian klik tahan dan geser ke Display Manager Task Pane di AutoCAD Map. Pastikan diletakkan diatas layer Map Base, kemudian lepaskan.

Jika berhasil, semua data akan terbuka di layar penggambaran AutoCAD Map.

B. Merubah Nama Layer Dan Susunannya

  1. Klik layer yang akan dirubah namanya. Kemudian klik lagi sekali. Silakan dirubah namanya dan kalau sudah tinggal tekan enter.
  1. Untuk menggeser susunan layer, klik dan tahan kemudian geser ke atas atau ke bawah. Silakan disesuaikan dengan keperluan dan keinginan.

C. Merubah Style Layer Fasilitas Pendidikan

  1. Klik kanan layer Fasilitas Pendidikan > Edit Style.
  1. Pada Style Editor yang sudah muncul, klik New Theme.
  1. Pada kotak dialog Theme Points, Property ganti dengan JENIS (Field ini silakan disesuaikan dengan data yang anda miliki). Kemudian klik OK.
  1. Pada Style Editor sekarang akan ada beberapa baris data yang sudah dikategorikan sesuai Field JENIS. Kalau ada data yang kosong, silakan hapus dengan cara klik baris datanya. Kemudian klik tombol Delete.
  1. Rubah urutan baris data dengan cara klik baris datanya, kemudian klik tombol Up.
  1. Jika ingin mengganti symbol masing-masing baris, silakan klik tombol titik-titik pada kolom Style.
  1. Masih pada Style Editor, ceklis Label are fixed (not dynamic) dan Allow other label to obscure. Sebagai gambaran, di bawah ini adalah gambar Style Editor hasil pengaturan.

Cara Membuat Peta Fasilitas Pendidikan

  1. Setelah disetting seperti gambar diatas, kemudian silakan tutup Style Editor. Caranya klik tombol x di kanan atas.

D. Merubah Style Layer Jalan

  1. Klik kanan layer Jalan > Edit Style.
  1. Pada Style Editor, klik tombol titik-titik pada kolom Style.
  1. Pada kotak dialog Style Line, silakan dipilih warna dan bentuk garis untuk jalan sesuai keperluan. Kalau sudah tinggal klik OK.
  1. Tutup Style Editor.

E. Merubah Style Layer Batas Kecamatan

  1. Klik kanan layer Batas Kecamatan > Edit Style.
  1. Pada Style Editor, klik tombol titik-titik pada kolom Style.
  1. Pada kotak dialog Style Polygon, silakan dipilih dan diatur sesuai keperluan. Kalau sudah tinggal klik OK.
  1. Tutup Style Editor.

F. Memunculkan Label Nama Kecamatan

  1. Klik kanan layer Batas Kecamatan > Edit Style.
  1. Pada Style Editor, klik cell pada kolom Feature Label.
  1. Pada kotak dialog Style Label, Property to display pilih Kecamatan (Field ini silakan disesuaikan dengan data yang anda miliki). Kalau sudah tinggal klik OK.
  1. Tutup Style Editor.

Demikian video dan artikel tutorial mengenai pembuatan peta ini. Silakan dicoba dan semoga materinya bisa dipahami dan diikuti dengan mudah. Kalau mengalami kesulitan atau ada yang ingin ditambahkan, silakan melalui bagian komentar di bawah. Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Cara Membuka Data Survey Format LandXML Dengan AutoCAD Map

Cara Membuka Data Survey

Video dan artikel ini menunjukkan cara membuka data survey format LandXML dengan AutoCAD Map. Adapun caranya cukup mudah dan hanya menggunakan tool bawaan AutoCAD Map.

Data survey berformat LandXML atau biasanya extensi file-nya xml, bisa dihasilkan dari software-software seperti AutoCAD Civil 3D, AutoCAD Land atau AutoCAD Map 3D itu sendiri dan juga software-software yang lain.

Untuk membuka file xml di AutoCAD Map tidak bisa seperti membuka file AutoCAD drawing biasa. Dan juga perlu diketahui, tool bawaan AutoCAD Map yang saya tunjukkan disini hanya ada di versi AutoCAD Map 3D 2010 keatas.

Untuk caranya, silakan ikuti tutorial berikut ini.

Cara Membuka Data Survey Format XML

  1. Buka Program AutoCAD Map. Kemudian pastikan Task Pane sudah muncul. Kalau belum, bisa klik menu View > Task Pane.
  1. Klik tab Survey pada Task Pane. Kemudian klik Data > Import LandXML.

Tab Survey ini hanya ada di versi AutoCAD Map 3D 2010 keatas.

  1. Pada kotak dialog yang muncul, klik Create a new Survey Data Store.
  1. Pada kotak dialog New Data Store, klik tombol titik-titik untuk menentukan nama dan lokasi data store. Setelah memberikan nama dan menentukan lokasi penyimpanan, klik Save.
  1. Masih pada kotak dialog New Data Store, klik tombol berlogo bumi, untuk menentukan sistem koordinat yang sesuai dengan data survey yang akan dibuka. Setelah itu klik OK.
  1. Pada kotak dialog Import LandXML, cari file xml yang akan dibuka. Kemudian tinggal klik Open. Supaya lebih jelas, silakan lihat gambar di bawah ini.

Cara Membuka Data Survey

  1. Pada kotak dialog LandXML Coordinate System, jika ingin merubah sistem koordinat yang akan digunakan silakan dilakukan. Kalau sudah tinggal klik OK.
  1. Kalau berhasil, maka data survey akan muncul di layar penggambaran. Kalau tidak muncul, biasanya sistem koordinat yang dipilih tidak sesuai. Jika terjadi, silakan ulangi dan pilih sistem koordinat yang sesuai.

Data survey yang sudah terbuka di AutoCAD Map bisa diolah dan di edit sesuai keinginan dan kebutuhan. Untuk memudahkan identifikasi setiap titik yang sudah tergambar, kita bisa memunculkan label identitas setiap titik. Adapun caranya adalah sebagai berikut.

Cara Menampilkan Label Nomor Titik Survey

  1. Pada Task Pane, klik tab Display Manager.
  1. Klik layer data survey. Nama layer yang tampil akan sesuai dengan nama yang ditentukan pada langkah ke-4 diatas.
  1. Klik Style > klik cell Feature Label.
  1. Pada kotak dialog Style Label, Property to display pilih Description. Kemudian klik OK.
  1. Kalau pada bagian Scale Ranges for Layer ada dua baris, maka silakan setting juga label untuk baris yang keduanya. Jadi klik baris kedua, kemudian ikuti langkah ke-3 di atas untuk pengaturan labelnya.
  1. Setelah selesai melakukan pengaturan, silakan tutup Style Editor.

Jika data survey anda berupa poligon yang dihitung dengan Excel, silakan ikuti panduan di Cara Menggambar Poligon atau jika menggunakan GPS bisa mengikuti tutorial Cara Transfer Data GPS.

Demikian tutorial mengenai data survey ini, semoga bermanfaat untuk anda. Jika ada kesulitan ketika mencoba tutorial ini, mari kita diskusikan di bagian komentar. Terima kasih dan sampai bertemu kembali dengan tutorial-tutorial saya yang lain.

Cara Membuat Zone Buffer Dengan AutoCAD Map Dan Menggunakannya Untuk Memilih Objek

Cara Membuat Zone Buffer

Video ini menjelaskan cara membuat zone buffer dengan AutoCAD Map, kemudian menggunakannya untuk memilih objek yang diinginkan.

Sebagai contoh, kita punya peta persil dan jalan di sebuah perumahan. Rencananya jalan tersebut akan dilebarkan. Sebagai perencana pelebaran jalan, kita ingin tahu jumlah persil yang akan terkena dan data lengkap dari pemilik persil tersebut.

Untuk memecahkan masalah tersebut dengan AutoCAD Map, bisa menggunakan tool buffer dan query yang memang sudah disediakan.

Lalu seperti apa cara dan tahapannya? Silakan ikuti panduan berikut ini.

Cara Membuat Zone Buffer

  1. Buka data-data yang akan digunakan. Untu Cara membuka data shp dengan AutoCAD Map bisa dilihat di tutorial Cara Membuka Data SHP.
  1. Klik menu Map > GIS Buffer atau bisa juga melalui command prompt dengan mengetikkan perintah mapfdobuffercreate
  1. Pada kotak dialog Create Buffer, klik Select Features. Kemudian klik objek di layar penggambaran yang akan dijadikan acuan (Bisa garis, titik, atau Polygon). Setelah objeknya terpilih, langsung tekan enter.

Pada bagian Buffer Distance isi jarak buffer (Misalnya 50) dan pilih satuan ukurannya (Misalnya Meters).

Pada bagian Output Buffers, silahkan tentukan nama layer dan lokasi penyimpanan dari file yang akan dihasilkan.

Pada bagian Merge Results, silahkan dipilih salah satu opsi sesuai kebutuhan (Misalnya kita pilih option Merge all buffers). Untuk gambaran, silakan lihat gambar di bawah ini.

Cara Membuat Zone Buffer

Setelah semua diatur seperti contoh gambar di atas, langkah selanjutnya tinggal klik OK.

Apabila berhasil, maka di layar penggambaran akan terbentuk zone buffer dengan jarak yang telah kita tentukan dan berada pada layer yang terpisah.

Menggunakan Zone Buffer Untuk Memilih Objek

  1. Pada Task Pane Display Manager, klik kanan layer yang akan dipilih objeknya (Misalnya layer Persil). Kemudian pilih Query to Filter Data.
  1. Pada kotak dialog Create Query, klik Locate on Map > pilih Touching Any Part Of Polygon.
  1. Kalau muncul pilihan Create/Select. Pilih Select atau pada Command prompt ketikkan S kemudian enter. Kemudian klik zone buffer-nya.
  1. Pada kotak dialog Create Query akan terbentuk query. Untuk meyakinkan apakah query sudah betul, silakan klik Validate. Kalau sudah valid, tinggal klik OK.

Apabila berhasil, di layar penggambaran hanya akan muncul persil yang terkena buffer zone. Data tekstual dari persil yang terpilih ini juga bisa di export ke Excel. Untuk caranya silakan lihat di tutorial Cara Berbagi Data GIS.

Untuk menambah referensi penggunaan Query, silakan pelajari juga tutorial Cara Memisahkan Peta.

Demikian video dan artikel tutorial mengenai zone buffer ini, semoga bermanfaat banyak untuk anda. Kalau anda mengalami kesulitan ketika mencoba tutorial ini, silakan tanyakan dan semoga nanti saya bisa membantu mencarikan solusi. Terima Kasih.