Cara Menggunakan IF di Excel Disertai Berbagai Contoh

Ada banyak macam fungsi yang bisa digunakan saat menggunakan Excel. Salah satunya adalah fungsi IF, fungsi logika yang cukup sering digunakan. Akan tetapi, fungsi ini sering dianggap sebagai fungsi yang cukup sulit dimengerti bagi pemula. Bagaimana sih, cara menggunakan IF di Excel?

Di artikel ini, Anda akan menjumpai penjelasan singkat mengenai fungsi logika IF berikut contoh penggunaannya. Siapkan worksheet Excel dan catatanmu, yuk!

Apa Itu Fungsi IF?

Fungsi IF merupakan fungsi pada Microsoft Excel yang digunakan untuk melakukan uji logika tertentu terhadap sebuah data. Dalam bentuk sederhananya, fungsi ini terdiri atas tiga aspek utama, yaitu:

  • Logical test, yaitu kondisi yang akan diuji menggunakan fungsi IF
  • Value if true, yaitu output yang dituliskan di lembar kerja jika argumen di logical test memenuhi kondisi yang dituliskan
  • Value if false, yaitu output yang dituliskan di lembar kerja jika argumen di logical test tidak memenuhi kondisi yang dituliskan.

Dalam menggunakan rumus tersebut, Anda juga akan menggunakan beberapa tanda berikut dalam melakukan pengujian logika:

< (kurang dari)

<= (kurang dari atau sama dengan)

<> (tidak sama dengan)

= (sama dengan)

> (lebih dari)

>= (lebih besar dari atau sama dengan)

Lalu, bagaimana rumus ini ditulis? Secara sederhana, fungsi IF dituliskan di cell sebuah lembar kerja sebagai berikut:

=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)

Meski tidak semua fungsi IF sesimpel itu, fungsi tersebut merupakan fungsi dasar yang harus dipahami sebelum menggunakan fungsi yang lebih kompleks. Sebab, ada dua jenis fungsi IF yang biasa digunakan, yaitu fungsi IF tunggal dan fungsi IF majemuk.

Fungsi IF tunggal didefinisikan sebagai fungsi yang hanya memiliki satu rumus IF dan satu logical test. Fungsi IF majemuk tentu didefinisikan sebaliknya—yaitu fungsi yang bisa memiliki lebih dari satu IF dan lebih dari satu logical test juga.

Silakan baca juga tutorial Cara Membuat Grafik di Excel.

Bagaimana Cara Menggunakan IF di Excel?

Untuk menggunakan IF di Excel, Anda harus memiliki data untuk diuji terlebih dahulu. Seperti biasa, untuk membuat data, Anda hanya perlu membuka program Microsoft Excel. Lalu, buatlah sebuah worksheet dan mulailah memasukkan data.

Jika data Anda sudah siap, maka Anda bisa menggunakan rumus IF dengan mengetikkan =IF(logical_test;value_IF_true;value_IF_false). Ingat, selalu mulai mengetik sebuah rumus dengan menggunakan tanda “=”. Sebab, tanpa tanda tersebut, fungsi IF akan dianggap sebagai teks biasa.

Contoh Penggunaan Fungsi IF Sederhana

Sebagai contoh, misalnya Anda ingin membuat uji logika pada data nilai siswa berikut:

ABCD
1NomorNamaNilaiKeterangan
21Andri90
32Melisa55
43Febri70

Jika nilai minimal suatu mata pelajaran adalah 65 (nilai 65 dianggap lulus), bagaimana cara menggunakan IF di Excel untuk menentukan kelulusan siswa? Tidak susah, kok. Anda hanya perlu memasukkan rumus berikut ke cell D2 kemudian enter.

=IF(C2>=65;"Lulus";"Tidak Lulus")

Cara Menggunakan If di Excel

Untuk cell D3 dan D4, Anda juga bisa menggunakan fungsi IF yang sama, namun Anda perlu mengganti “C2” dengan “C3” dan “C4” berturut-turut. Agar lebih mudah bisa juga copy cell D2, kemudian blok cell D3 sampai D4 dan lakukan paste.

Penggunaan Fungsi IF dengan “AND” atau “OR”

Penggunaan fungsi IF yang dikombinasikan dengan AND dan OR juga merupakan cara menggunakan IF di Excel yang harus diketahui. Apa fungsi dari AND dan OR ini?

Fungsi AND merupakan fungsi tambahan yang bisa digunakan jika ada dua atau lebih logical test yang ingin diuji. Value IF true akan keluar jika kedua masing-masing kondisi logical test terpenuhi.

Di sisi lain, fungsi OR digunakan jika value IF true bisa dimunculkan jika satu atau kedua kondisi logical test terpenuhi.

Agar lebih mudah memahaminya, coba Anda perhatikan data berikut.

ABCDE
1NomorNamaNilai IPANilai IPSNaik Kelas/Tidak
21Andri9075
32Melisa5570
43Febri7055

Bagaimana cara menggunakan fungsi AND dan OR dalam penentuan naik kelas tiga siswa tersebut?

Anda perlu tahu dulu apa kriteria naik kelas yang berlaku. Misal, seorang siswa harus memiliki nilai IPA dan IPS melebihi atau sama dengan 65. Karena ada dua syarat yang harus dipenuhi, maka fungsi IF akan dikombinasikan dengan fungsi AND. Maka dari itu, rumus untuk mengisi cell E2 adalah sebagai berikut:

=IF(AND(C2>=65;D2>=65);"NAIK KELAS";"TIDAK NAIK KELAS")

Cara Menggunakan If and di Excel

Bagaimana jika siswa bisa naik kelas jika salah satu nilai sudah lebih dari 65? Maka Anda perlu menerapkan cara menggunakan IF di Excel dikombinasikan dengan fungsi “OR”. Penulisan rumusnya adalah:

=IF(OR(C2>=65;D2>=65);"NAIK KELAS";"TIDAK NAIK KELAS")

Contoh Cara Menggunakan Multiple IF

Multiple IF maksudnya adalah penggunaan fungsi IF lebih dari satu kali dalam satu formula. Untuk contoh, misalnya Anda punya data sebagai berikut.

 ABCD
1NomorNamaNilaiGrade
21Andri90
32Melisa55
43Febri70
54Yusuf85
65Dede65
76Rudi50
87Rahmat95

Tugas Anda adalah merubah nilai menjadi Grade A B C D E dengan ketentuan:

Nilai

Grade

0 – 59

E

60 – 69

D

70 – 79

C

80 – 89

B

90 – 100

A

Maka, rumus untuk mengisi cell D2 adalah sebagai berikut:

=IF(C2>89;"A";IF(C2>79;"B";IF(C2>69;"C";IF(C2>59;"D";"E"))))

Untuk mengisi cell D3 sampai D8, tidak perlu menulis ulang rumus, kita bisa mengisinya secara otomatis. Caranya copy cell D2, kemudian blok cell D3 sampai D8. Setelah diblok lakukan paste, maka nanti akan otomatis terisi sesuai dengan data baris masing-masing.

Silakan baca juga tutorial Cara Print Excel Agar Full Kertas.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan dalam Menulis Fungsi IF

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika menulis fungsi ini, yaitu:

  • Selalu mulai menulis fungsi dengan tanda “=”
  • Gunakan titik koma (;) untuk memisahkan logical test, value IF true, dan value IF false.
  • Penggunaan titik koma juga digunakan untuk memisahkan logical test untuk fungsi OR dan AND seperti contoh di atas: C2>=65;D2>=65
  • Gunakan tanda petik dua untuk teks nonfungsi. Contoh: “Naik Kelas”, “Tidak Naik Kelas”

Itulah cara menggunakan IF di Excel. Cukup mudah, bukan? Untuk pemula, Anda memang perlu sering berlatih agar mampu menguasai fungsi ini lebih baik.