3 Cara Menggabungkan File Word dengan Efisien

Umumnya kita menyimpan pekerjaan yang telah dibuat menggunakan aplikasi Word dalam file dokumen yang berbeda-beda. Ada kalanya kita membutuhkan dokumen-dokumen tersebut berada di satu file Word. Tidak perlu bingung, berikut cara menggabungkan file Word dengan langkah-langkah yang mudah diikuti.

1. Cara Menggabungkan File Word Dengan Word

Cara pertama ini relatif lebih efisien daripada secara manual menyalin dan menempel dari berbagai dokumen satu persatu.

  1. Pastikan perangkat yang akan Anda pakai telah menginstal aplikasi Microsoft Word. Sayangnya cara yang akan kita pakai ini hanya dapat diterapkan pada Word versi 2007 dan setelahnya, kecuali Anda memiliki versi Word yang kompatibel.
  2. Setelah perangkat siap, langsung saja buka dokumen pertama yang akan digabungkan.
  3. Tentukan di mana Anda ingin meletakkan sisipan dokumen, lalu posisikan kursor di sana. Jika penggabungan dokumen Word ingin ditempatkan di halaman baru, klik “Page Break” pada menu “Insert”.
  4. Belum beranjak dari menu “Insert”, klik tanda dropdown berbentuk segitiga kecil di sebelah tombol “Object”. Nanti akan muncul pilihan “Object” dan “Text from File”. Klik “Text from File” untuk menyisipkan dokumen Word dari file lain. Cara Menggabungkan File Word
  5. Ulangi proses di atas jika ingin menggabungkan lebih banyak file Word yang lain.
  6. Setelah semua dokumen digabungkan di satu file baru, meski semua konten termasuk gambar tidak berubah tetapi nomor halaman tetap harus diatur ulang.
  7. Menggunakan fitur “Section Break” yang dimiliki Microsoft Word, Anda dapat mengelompokkan halaman-halaman pada dokumen yang telah disatukan. Pisahkan dokumen Word menjadi beberapa bagian yang berbeda untuk mempermudah penomoran. Kemudian atur format penomoran halaman di masing-masing bagian sesuai yang Anda inginkan.
  8. Pengaturan penomoran halaman ada di menu “Insert” lalu pilih “Page Number”.
  9. Jika ingin mendapatkan format penomoran yang berbeda dari section sebelumnya, jangan lupa mematikan “Same as Previous” pada pengaturan penomoran.
  10. Rampung mengatur penomoran halaman dan mengecek dokumen, klik logo Microsoft Office lalu pilih “Save As” untuk menyimpan dokumen di folder jika semua dirasa sudah sesuai.

Itulah cara pertama untuk menggabungkan file Word. Memang masih kurang praktis dan memakan cukup banyak waktu. Mari kita lihat cara yang lain yang mungkin bisa lebih ringkas lagi.

2. Menggabungkan Kumpulan File Word Menjadi Satu

Saat kita ingin menggabungkan dokumen yang terdiri dari beberapa bab yang dibuat dalam file terpisah-pisah, misalnya skripsi, naskah novel, dan lain sebagainya, cara kedua ini dapat menjadi alternatif solusi. Adapun langkah-langkah menggabungkan beberapa dokumen Word tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Perbedaan cara pertama dan kedua adalah di cara kedua kita mulai dari lembar dokumen baru di Word.
  2. Atur layout halaman dokumen, margin kanan-kiri, dan lain-lain (Untuk referensi, bisa baca tutorial Cara Mengatur Margin di Word).
  3. Sama dengan cara sebelumnya, klik menu “Insert” kemudian “Object” lalu pilih “Text from File” .
  4. Pilih file-file dokumen yang akan disatukan sambil menekan “Shift” jika posisi file berurutan. Untuk posisi yang tidak berurutan tekan “Ctrl” sambil memilih file. Cara Menyatukan File Word
  5. Dokumen akan disisipkan di lembar kerja sesuai urutan saat memilih, yang pertama dipilih akan berada di paling atas.
  6. Jika tampilan dokumen saat telah digabungkan menjadi berubah, rapikan tampilan dengan melakukan pengaturan-pengaturan.
  7. Simpan dokumen.

Sebenarnya ada cara yang lebih simpel dari cara pertama dan kedua tadi, yaitu dengan menggunakan Smallpdf.

3. Menyatukan File Word dengan Bantuan Smallpdf

Sebagai alternatif lain, kita akan menyatukan file Word menggunakan aplikasi Smallpdf yang merupakan aplikasi untuk menggabungkan PDF dan pengonversi format PDF. Mengubah dokumen dari bentuk Word menjadi PDF dinilai jauh lebih aman karena memperkecil kemungkinan isi dokumen diubah oleh orang lain, file dalam format PDF juga berukuran lebih ringan sehingga memudahkan saat akan dibagikan. Simak tahapan pengerjaannya berikut ini:

  1. Proses pertama ialah membuka satu persatu file yang akan digabungkan dan mengubahnya dari format Word ke format PDF. Untuk referensi, silakan gunakan tutorial Cara Mengubah Word ke PDF (Tanpa Aplikasi Tambahan atau langsung dari Microsoft Word).
  2. Setelah semua file diubah ke format PDF, buka aplikasi Smallpdf yang dapat diakses secara online melalui situs resmi mereka dan gratis. Sedikit kekurangannya, pada versi reguler hanya dapat digunakan dua kali dalam setiap jam.
  3. Langkah selanjutnya adalah mengunggah semua file PDF yang akan digabungkan. menggabungkan word dengan smallpdf
  4. Tidak ada batasan jumlah dokumen untuk diimpor sekaligus menggunakan Smallpdf.
  5. Anda dapat melakukan pengeditan pada dokumen hasil penggabungan, seperti memberikan ruang kosong atau latar putih di sekitar area yang ingin dihapus. Anda juga bisa menambahkan teks, gambar, bentuk, bahkan tanda tangan.
  6. Selesai diedit, klik “Apply” dan simpan dokumen di folder.
  7. Sebelum mengunduh hasil penggabungan dokumen, klik “Ke Word” agar hasil unduhannya nanti tetap dalam bentuk Word.

Menggabungkan file Word dengan bantuan aplikasi Smallpdf cukup mudah dan efisien. Walaupun dalam prosesnya dokumen harus diubah dulu ke bentuk PDF tapi kita bisa mendapatkan hasil penggabungan tersebut dalam format Word.

Itulah cara menggabungkan file Word menggunakan beberapa metode, tinggal dipilih yang paling memudahkan pekerjaan kita sekaligus dapat memangkas waktu pengerjaannya. Selamat mencoba!