Di salah satu episode kehidupan, sebuah pernikahan salah satu teman dekatku di Kota Gudeg. Ada sebuah hikmah mendalam yang memberi energi baru untuk terus mengevaluasi diri.
Khutbah nikahnya sangat menyentuh hati. Pernikahan adalah sebuah moment sacral perpindahan amanah dari bapak dan ibu @orangtua ke suami yang kemudian akan penjadi qowwam (pemimpin) hidup, dan sebagai sahabat hidup.
Pengantar yang sangat menyentuh hati, ketika kecil kita sebagai anak wanita ketika lahir pasti sangat dinantikan oleh kedua orang tua kita... dirawat.. dibesarkan, dan diberikan pendidikan yang terbaik... kemudian kita diantarkan di pernikahan...
Khutbah nikah itu mengingatkan untuk tetap menjaga keterikatan hati dengan suami bila antara suami –istri :
1. saling mengucapkan terima kasih atas apapun yang diberikan pasangan kita, sebagai wujud rasa syukur kita kepada manusia...
2. saling memberi,, memberi bukan menununtut untuk diberi....
3. saling memaafkan
Ya tentu saja kerjasama dan keterikatan hati dengan belahan hati menjadi energi untuk mengembangkan layar dan mengemudikannya di samudra kehidupan.
Bismillah...
sumber gambar : planet.inf.uajy.ac.id



23 Maret 2010 22:04
good info
http://anjrot.com/
Poskan Komentar